Buku

Asal Kau Bahagia

ASAL KAU BAHAGIA

Waktu kutanya apa kau benar mencintaiku, dengan yakin kau menjawab iya. Saat aku takut kau akan meninggalkanku, sambil tersenyum menenangkan kau mengusir segala ketakutan itu. Kau selalu tersenyum bahagia saat kita bersama, kau tak pernah absen menunjukkan betapa kau sayang padaku. Dan aku dengan mudahnya jatuh cinta semakin dalam padamu. Tapi, kini dengan mataku, aku melihatmu dengan yang lain. Tangannya menggenggam erat jemarimu. Kalian tersenyum. Lalu dia memelukmu. Aku ingin marah, tapi aku merasa takut. Lalu aku sadar mungkin sudah saatnya aku melepasmu. Asal kau bahagia dengan yang lain.

Continue Reading →

Anak Rantau

anak-rantau-mockup-fron-cover

Hepi, perantau bujang yang menyalakan dendam di tepi danau. Martiaz, ayah yang pecah kongsi dengan anaknya di simpang jalan. Datuk, kakek yang ingin menebus dosa masa lalu di tengah surau. Pandeka Luko, pahlawan gila yang mengobati luka lama di rumah usang. Apakah “alam terkembang jadi guru” menjadi amanat hidupnya? Mungkinkan maaf dan lupa menjadi penawar bagi segenap luka? Ikuti petualangan Hepi bersama Attar penembak jitu dan Zen penyayang binatang, bertemu semua tokoh ini, bertualang mendatangi sarang jin, menghadapi lelaki bermata harimau, memburu biduk hantu, dan menyusup ke markas pembunuh. Semuanya demi melunasi sebuah dendam, sebuah rindu.

Continue Reading →

Islah Cinta

islah-cinta

Aku selalu percaya setiap hal yang terjadi padaku, seburuk apa pun, adalah yang terbaik. Namun, ketika Tuhan mencobaku dengan bayangan masa lalu, aku sungguh ingin menyerah. Kebencian kembali mengisi relung, mengelamkan mimpi masa depan yang sudah kubangun dengan apik. Kisah cinta Jodha dan Akbar serta keanggunan bangunan elok peninggalan Mughal tak bisa menyingkirkan pekatnya dendam. Hatiku kian gelap, bayangan masa lalu itu semakin melarakan hati. Akankah kutemukan sang penerang di negeri penuh cinta ini? India dan jutaan kisah cinta di balik istana-istana indah nan memesona akan kutuangkan di sini. Ini adalah catatanku yang berusaha berislah dengan cinta masa lalu.

Continue Reading →

Hijrah Cinta

hijrah-cinta

Percaya pada takdir bukan hal mudah. Dan bagiku, takdir untuk mengikhlaskan orang tersayang sungguh tak mudah. Karenanya... aku memilih lari dari takdir, terbang dua belas ribu kilometer untuk menghindari kenyataan. Aku berusaha mengubur duka dalam sudut ingatan. Menggantikannya dengan kisah petualangan inspiratifku. Keanggunan bangunan khas Spanyol pada masa kejayaan Islam di Argentina, senyum manis gadis-gadis Meksiko yang berkerudung, semangat para pemuda Muslim di Rio de Janeiro. Kudapatkan pula makna hidup baru, meski berhijrah dari duka untuk melepas dan berbahagia tak pernah mudah. Inilah jejakku dalam belajar ikhlas di Negeri Latin.

Continue Reading →

Muhasabah Cinta

muhasabah-cinta

Dalam hidup, kau akan bertemu banyak orang, banyak hal. Mereka akan mengujimu, memberimu pelajaran. Mereka akan memberikan warna baru dalam setiap jejak yang kau tapaki. Kutuliskan setiap perjumpaan itu. Petualangan yang kumulai dengan sisa hati yang sebagiannya telah remuk. Safari sakit hati yang menemukan kembali makna syukur di kota-kota nan memesona di Eropa. Aku tak bisa menjanjikan apa pun, kecuali barisan kata patah hati dengan sedikit latar romantis yang didamba banyak pemuja cinta. Akan ada air mata di Amsterdam, reuni kejutan di Paris, senyum pilu di Roma, dan tawa sendu di Berlin. Jika kau tertarik untuk keluar dari hidupmu, atau...

Continue Reading →

Angan Senja & Senyum Pagi

anga-senja-mockup-fron-cover

Hujan malam itu lambat dan panjang. Angan dan Pagi saling mematung, terpisah jarak dari kisah mereka yang beku di ujung waktu. Lanskap taman seolah tak ingin menunjukkan diri, lampu merkuri temaram di antara mereka berdua, dikaburkan rintik hujan. Angan memerhatikan wajah Pagi. Wajah itu, wajah yang pertama kali ia lihat belasan tahun lalu dan membuat matanya nyalang semalaman, wajah yang entah bagaimana diciptakan Tuhan dengan alis yang sempurna, hidung yang sempurna, bibir yang sempurna… Tak pernah bisa pergi dari inti memorinya selama ini. Angan melangkah mendekat ketika payung miliknya lepas dari genggaman. Kemudian ia menarik ujung payung bening milik Pagi....

Continue Reading →

Membunuh Cupid

055-5_5x8-standing-paperback-book-mockup-covervault

Apa kamu percaya cinta? Kamu percaya pernikahan? Percaya dua hal itu bisa membuatmu bahagia? Kalau Agno kok enggak, ya? Baginya, cinta hanya ilusi. Perang bisa terjadi karena cinta. Kecemburuan hanya terjadi karena cinta. Malaikat cinta harus bertanggung jawab. Dia harus dihentikan dari membikin orang jatuh cinta. Seandainya saja Agno tahu cara membunuh Cupid.... ***** Agno tidak percaya cinta atau pun pernikahan. Dia sudah melihat betapa banyak yang menderita akibat Cinta dan pernikahan. Ironisnya, dia bertugas membuat wedding bouquet untuk para pengantin. Agno menyalahkan Cupid. Dia ingin membunuh Cupid. Suatu malam ajaib, akhirnya dia bertemu Cupid. Ternyata Cupid sesosok cowok bersayap...

Continue Reading →

Melankolia Ninna

melankolia-ninna

Di pojok selatan Jakarta, kau akan menemukannya. Tempat itu tak sepanas bagian Jakarta lainnya. Langit di sana sering berubah seolah mengikuti suasana hati penghuninya. Kau akan bisa menemukannya dengan mudah. Ada banyak rumah di sana. Orang menyebut tempat itu Blue Valley. Dari gerbang, ambillah jalan ke kanan, dan temukan satu-satunya rumah yang berpagar. Kau tidak akan salah. Pemiliknya adalah sepasang suami istri. Sang suami pandai merupa kayu-kayu menjadi perabot yang indah, sedangkan sang istri menata rumah dengan nuansa vintage yang meneduhkan. Bersama-sama, keduanya menghidupkan ruang impian mereka: sebuah kamar bayi yang dipenuhi warna. Namun, duka menghampiri. Sang istri kehilangan rahimnya...

Continue Reading →

Lara Miya

lara-miya

Di pojok selatan Jakarta, kau akan menemukannya. Tempat itu tak sepanas bagian Jakarta lainnya. Langit di sana sering berubah seolah mengikuti suasana hati penghuninya. Kau akan bisa menemukannya dengan mudah. Ada banyak rumah di sana. Orang menyebut tempat itu Blue Valley. Di Blok Tiga, ada sebuah rumah bernuansa warna tanah. Pemiliknya seorang perempuan paruh baya yang mengoleksi benda-benda antik. Kalau kau ingin menemuinya, sebaiknya datanglah pukul empat. Dia selalu pulang untuk minum teh. Seorang gadis berambut biru-ungu juga tinggal di sana. Miya namanya. Dan mungkin kau sudah menebaknya, mereka tidak akur. Miya tidak pernah mengira akan tinggal di rumah tantenya...

Continue Reading →

Senandika Prisma

senandika-prisma

Di pojok selatan Jakarta, kau akan menemukannya. Tempat itu tak sepanas bagian Jakarta lainnya. Langit di sana sering berubah seolah mengikuti suasana hati penghuninya. Kau akan bisa menemukannya dengan mudah. Ada banyak rumah di sana. Orang menyebut tempat itu Blue Valley. Rumah nomor 6 kedatangan penghuni baru. Cokelat dan berbulu. Hadiah untuk seorang anak laki-laki yang riang dan lucu. Bibir mungilnya selalu mengulas senyum yang dapat menghapus kesedihan dan menularkan keceriaan. Namun, kehidupan selalu punya kejutan. Rumah nomor 6 menyimpan kutukan. Gadis manis yang tinggal di sana perlahan kehilangan harapan. Pernikahan yang sudah direncanakan lambat laun berubah menjadi angan belaka....

Continue Reading →